Masa depan yang terjadi pada pemain berusia 29 tahun, Gareth Bale Di Real Madrid sedang tidak jelas dan mengalami kondisi yang membingungkan dan kabarnya Inter Milan sepertinya melihat peluang untuk mendaratkannya di Italia. Dan rumor yang beredar, klub raksasa Serie A tersebut sudah menemui perwakilan Bale untuk membahas kepindahannya dengan status pinjaman.

Pada musim kemarin, Bale kesulitan untuk menemukan performa terbaiknya. Alhasil setelah Zinedine Zidane kembali mengisi kursi kepelatihan, pemain asal Wales tersebut lebih sering menghangatkan bangku cadangan ketimbang tampil di lapangan. Posisi yang tidak sesuai dengan keinginan Bale.

Zidane pun tampaknya tidak memasukkan Bale dalam skema miliknya musim depan. Alhasil karena gajinya terbilang cukup tinggi, Los Merengues pun harus segera mencarikan klub baru untuk mantan pemain Tottenham itu. Namun sejauh kemarin berita yang beredar Bale belum laku di jual oleh klub manapun.

Namun kali ini, Inter Milan pun mencoba peruntungannya. Informasi yang di klaim dari SportMediaset, direktur Nerazzurri telah mengadakan pertemuan dengan Stellar Group dalam kurun waktu beberapa hari ini. Diyakini kedua pihak tengah membicarakan soal Bale yang merupakan klien dari Stellar Group.

Kemungkinan terbesarnya hasil yang terjadi adalah Inter memboyongnya dengan status pinjaman. Dan Los Merengues disebut tertarik dengan opsi itu agar bisa mengurangi beban gajinya. Diketahui bahwa kontrak Bale masih berjalan bersama Real Madrid dan akan berakhir pada tahun 2022 dengan bayaran 15 juta euro per tahunnya.

Bale sendiri ternyata sudah dikait-kaitkan dengan Inter sejak tahun 2010 delapan tahun yang lalu. Tepatnya setelah dirinya tampil brilian dengan mencetak hattrick ke gawang Nerazzurri di ajang Liga Champions. Kala itu, ia masih berseragam Tottenham Hotspur. Sudah selama itu ternyata Inter sudah mencuri-curi pandang dengan pemain berusia 29 tahun ini.

MU dan Bayern Munchen Mundur

Sebelum kabar ini tersebar luas di media, Gareth Bale pernah juga dikaitkan dengan beberapa klub besar seperti Manchester United dan Bayern Munchen. Tapi beberapa waktu lalu, diketahui bahwa keduanya memutuskan mundur dari perburuan. Alasannya apa? tidak lain tidak bukan prihal soal harganya yang memang mematokkan harga yang tinggi.

Lebih jelasnya lagi alasan Manchester United dan Bayern Munchen sama-sama terbentur oleh satu alasan, yakni finansial. Gaji Gareth Bale yang tinggi diyakini sulit untuk dipenuhi oleh kedua klub raksasa Eropa tersebut. Sepertinya setiap klub yang ingin memboyong Bale lalu gagal rata-rata alasannya karena ini.

Sementara itu, Manchester United terus dikaitkan dan juga di beritakan alasan lainnya karena kedekatan dengan penyerang sayap lainnya seperti Nicolas Pepe dari Lille dan bintang Olympique Lyon, Moussa Dembele. Sedangkan Die Bavarians lebih tertarik dengan sosok muda seperti pemain Chelsea, Callum Hudson-Odoi. Yang masing-masing mempunyai harga bermacam-macam namun tidak mematoknya seperti Bale yang sangat mahal.

Tinggalkan Balasan

*
*

Required fields are marked *